Saat kurang kerjaan, melihat daun, lalu lahirlah puisi ini di bawah pohon rindang, mata menerawang, memandang, membayang. Rindukan kasih sayang.
***
Sejuk menusuk
Kasak kusuk perut kukuruyuk ngantuk
Lekuk terbentuk
Bayang pungguk menunduk
Mengeruk daun-daun busuk
Kuukir kata di atas daun cinta
Memikirkan rasa yang tak tersampaikan lewat suara
Daun cinta,
Bawalah pesan cinta padanya
Agar dia tahu betapa aku mencintainya
Bentangkanlah sayap kata-kata
Mengudara
Jemput dia
Untuk sembuhkan luka
Pondok Indah, 1o Mei 2009



Posted in
